Rabu, 06 Maret 2013

Ngengat

FilumArthropoda
KelasInsekta
OrdoLepidoptera
Serangga yang mirip dengan kupu-kupu ini memang kurang dikenal jika dibandingkan dengan kupu-kupu sendiri. Hal ini disebabkan karena ngengat lebih banyak keluar di malam hari dan warnanya tidak secerah warna kupu-kupu.

Di beberapa tempat ngengat termasuk hama yang ganas. Biasanya yang paling menderita adalah perkebunan buah dan sayur. Di iklim tropis, larva ngengat adalah pemakan kubis yang rakus. Sementara di rumah-rumah, ngengat menyerang pakaian dan selimut yang terbuat dari sutra atau woll. Orang-orang di rumah sering menangkalnya dengan memberikan kapur barus di lemari pakaian. Hanya saja, saat ini kapur barus diperhitungkan sebagai pengganggu kesehatan. Namun tidak semua ngengat seperti demikian. Beberapa spesies ngengat tidak mempunyai mulut, sehingga mereka meminum nektar bunga sebagai makanannya.

Tak semua ngengat adalah binatang merugikan. Beberapa diantaranya malah sangat berguna dan dibutuhkan manusia. Contohnya adalah ngengat spesies Bombyx mori, yang lebih dikenal sebagai ulat sutera. Ulat ini dikembangbiakkan untuk diambil kepompongnya.

Anatomi:




Reproduksi:
Ngengat mengalami metamorfosis sempurna. Dari telur (ovum) --> Larva (caterpillar) --> Kepompong (pupa/chrysalis) --> Dewasa (imago).

Telur


Ulat

Kepompong

Ngengat Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Good Dreamer

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.